Begini Cara Menghitung Besi Balok Untuk Bangun Rumah

  • Whatsapp
Begini Cara Menghitung Besi Balok Untuk Bangun Rumah
Begini Cara Menghitung Besi Balok Untuk Bangun Rumah
banner 468x60

Masdhani.com – Saat Anda ingin membuat rumah hal pertama kali yang harus dilaksanakan ialah hitung bahan material apa yang dibutuhkan sebagai proses susunannya.

Dan besi beton masuk ke salah satunya material yang paling demikian penting untuk kepentingan susunan bangunan, karena perannya yaitu sebagai material penguat konstruksi.

Read More
banner 300250

Umumnya konstruksi sebuah bangunan yang memakai bahan material besi beton yaitu pelat tangga, lantai, sloof, balok ring, balok, dan kolom.

Hal ini, balok dan besi kolom sebagai dua tipe besi beton yang paling berperanan penting dalam susunan bangunan supaya bisa kuat dan kuat.

Karena itu oleh karenanya langkah kalkulasi keperluan balok dan besi kolom harus di dalami lebih dulu, ya teman dekat!

 

Apa Itu Besi Beton ?

Pengertian besi beton ini kerap kali kita terangkan diartikel – artikel awalnya yang mengulas sekitar besi beton, di mana peranan dari besi beton tersebut sebagai penguat konstruksi beton bertulang.

Dalam kata lain peranan dari besi beton yaitu sebagai penahan style ambil atau style pencet, hingga bisa membuat sebuah konstruksi bangunan yang kuat dan kuat.

Besi beton yang dipasarkan di pasar di Indonesia ada beberapa jenis tipe, yang bisa diperbedakan dengan berdasar ukuran dan wujud.

Berdasar ukuran misalkan ada besi beton sama ukuran dimulai dari yang 6 milimeter (mm), 8 milimeter (mm), 10 milimeter, 12 milimeter, dan lain-lain.

Sedang dari memiliki bentuk tersebut, besi beton dipisah jadi dua wujud yaitu besi beton dengan wujud polos dan besi beton dengan wujud ulir.

Dengan adanya ketidaksamaan ukuran dan wujud itu membuat kita sebagai praktisi konstruksi sebaiknya sesuaikan dahulu dengan perhitungan – perhitungan susunan rumah yang akan kita bikin seperti keperluan besi untuk balok dan keperluan besi untuk kolom.

Langkah Kalkulasi Balok dan Besi Kolom

Hal yang perlu dilaksanakan pertama kalinya supaya bisa ketahui bagaimana langkah kalkulasi keperluan balok dan besi kolom, Anda perlu ketahui dahulu berapakah berat besi dan ukuran diameter yang bakal dipakai.

Agar dapat semakin dipahami, berikut ini beberapa contoh mengenai langkah kalkulasi keperluan balok dan besi kolom :

 

Contoh 1

  • Misal bahan material yang dibutuhkan yaitu besi beton polos berdiameter 10 milimeter (mm), dengan panjang besinya prediksi 35 mtr., karena itu langkah perhitungannya ialah seperti berikut : d = 10 mm dan L = 35 m.
  • Berdasar diameternya, bisa dijumpai berat besi beton polos dapat capai 0,62 kg/m, karena itu keseluruhannya ialah :
    35 m x 0,62 kg/m = 21,7 kg
  • Sedang menurut SNI (Standard Nasional Indonesia) tersebut untuk panjang besi beton polos yaitu 12 mtr., hingga besi beton polos yang perlu di membeli ialah :
    35 m : 12 m = 2,91667 tangkai atau dapat dibulatkan jadi 3 tangkai.

Contoh 2

Ucapkanlah Anda akan membuat sebuah kolom beton dengan ketinggian yaitu 3,5 mtr. dan kelilingnya 20 x 20 cm, karena itu Anda memerlukan dua tipe beton yakni besi beton tulang khusus (d10) dengan besi begel / sengkan (d8).

Dengan ketetapan begel harus terpasang pada tiap 15 cm. atau sekitaran 0,15 mtr., karena itu langkah perhitungannya semacam ini :

Langkah Kalkulasi Besi Beton yang d10 buat Tulangan Khusus

  • Panjang ukuran besi beton d10 yang diperlukan keseluruhannya capai ialah 3,5 mtr. x 4 (keseluruhan tulang dasar) = 14 mtr.
  • Keseluruhan semua tangkai besi beton d10 yang dibutuhkan capai 14 mtr. : 12 mtr. (panjang ukuran untuk 1 tangkai besi beton) = 1,167 dibulatkan jadi = 2 tangkai besi beton.
  • Dan keseluruhan beratnya untuk besi beton yang d10 yaitu : 14 mtr. x 0,62 kg / mtr. (angka didapatkan dari tabel di bawah) = 8,68 kg

Langkah Kalkulasi Besi Beton yang d8 buat Begel atau sengkan

  • Keseluruhan sengkang yang diperlukan yaitu 3,5 mtr. (tingginya kolom balok) : 0,15 mtr. (jarak antara sengkang) = 23,4 biji dibulatkan jadi 23 buah perampok yang dibutuhkan.
  • Lalu untuk panjang besi beton per 1 biji begel yaitu 16 cm. + 16 cm. + 16 cm. + 16 cm. + 6 cm. (ada penambahan panjang pada tekukan besi) = 70 cm. = 0,7 mtr.
  • Hingga jumlah besi beton d8 yang diperlukan yaitu 23 x 0,7 mtr. = 16,1 mtr..
  • Dan untuk ketahui keseluruhan tangkai besi beton d8 ini yaitu 16,1 m : 12 m (panjang besi beton per batangnya) = 1,342 dibulatkan jadi = 2 tangkai besi beton.
  • Adapun untuk hitung keseluruhan berat besi d8 nya yaitu 16,1 m x 0,39 (angka dapat disaksikan pada tabel di bawah) = 6,279 kg
    Tabel Ukuran Dan Berat Besi Beton

Berikut ialah tabel untuk ukuran dan berat besi beton sebagai parameter kalkulasi – hitung besi beton bagi beberapa teman dekat yang memerlukannya :
UKURAN BESI BERAT BESI
6 milimeter 0.222 kg
8 milimeter 0.395 kg
9 milimeter 0.500 kg
10 milimeter 0.617 kg
12 milimeter 0.888 kg
13 milimeter 1.040 kg
16 milimeter 1.578 kg
16 milimeter 1.578 kg
19 milimeter 2.223 kg
22 milimeter 2.985 kg
25 milimeter 3.853 kg
28 milimeter 4.830 kg
29 milimeter 5.185 kg
32 milimeter 6.313 kg
36 milimeter 7.990 kg
6p milimeter 0.22 kg
8p milimeter 0.4 kg
9p milimeter 0.5 kg
10p milimeter 0.62 kg
12p milimeter 0.89 kg
13p milimeter 1.04 kg
16p milimeter 1.57 kg
16p milimeter 1.58 kg
19p milimeter 2.23 kg
22p milimeter 2.98 kg
25p milimeter 3.85 kg
28p milimeter 4.83 kg
29p milimeter 5.19 kg
32p milimeter 6.31 kg
36p milimeter 7.99 kg

Itu teman dekat pembahasan hal mengenai bagaimanakah cara kalkulasi keperluan balok dan besi kolom untuk susunan bangunan tempat tinggal yang kuat yang dapat kita informasikan.

Apa ini bisa menolong ? Demikian dan terima kasih mau memerhatikan artikel ini, dan mudah-mudahan pembahasan ini dapat berguna. Wassalam..!!

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *